4 Tips untuk Membangun Hubungan Baik dengan Karyawan

Jalinan (bahasa Inggris: relationship) ialah keberlanjutan hubungan di antara 2 orang ataupun lebih yang mempermudah proses pengenalan satu akan lainnya. Hubungan terjadi dalam tiap proses kehidupan manusia. Jalinan bisa dibagi jadi jalinan dengan rekan seumuran, orangtua, keluarga, dan peradaban sosial. Pada dasarnya, jalinan terdiri jadi jalinan positif dan negatif.

Jalinan positif terjadi jika ke-2 faksi yang berhubungan berasa sama-sama diuntungkan keduanya dan diikuti karena ada bolak-balik yang cocok. Sedang, jalinan yang negatif terjadi jika satu faksi berasa benar-benar diuntungkan dan faksi lainnya berasa dirugikan. Dalam masalah ini, tidak ada kesesuaian bolak-balik di antara faksi yang berhubungan. Selanjutnya, jalinan bisa tentukan tingkat hubungan dan kenyamanan di antara faksi yang berhubungan. Makin dekat beberapa pihak itu, jalinan itu akan dibawa ke jenjang yang semakin tinggi.

Salah satunya kunci sukses dari usaha kecil ialah jalinan kerja-sama yang bagus di antara pemilik dan beberapa pegawai. Jalinan kerja-sama yang bagus di antara pemilik dan pegawai akan memberinya imbas positif pada keproduktifan usaha. Untuk membentuk bisnis secara baik, silahkan kita ulas 4 langkah untuk pemilik usaha kecil untuk membuat jalinan yang bagus dengan pegawai.

1. Memimpin Lewat Contoh

Nyaris tidak ada orang yang menyukai dengan atasan yang cuman memberikan perintah. Seorang bawahan umumnya lebih terpacu untuk berkembang di saat dipegang dengan seorang atasan yang bisa memberinya panutan dan memberinya panduan yang seperti pada saat diperlukan. Ada ketidaksamaan jauh di mentalitas pegawai di saat dipegang oleh atasan yang bisa memberinya contoh dibanding dengan seorang atasan yang cuman memantau dan memberinya tugas.

2. Dengarkan Bawahan Anda dan Hormati Mereka

Seorang atasan yang asal-asalan menggunakan kuasa dan menuntut semua bawahannya untuk cuman mendengarkannya akan memunculkan perselisihan dan kehilangan rasa hormat dari beberapa bawahan. Oleh karenanya, untuk merajut jalinan yang bagus dengan beberapa bawahan, Anda sebagai seorang atasan harus memperlihatkan rasa hormat dan dengarkan keluh kesah bawahan Anda.

Lihat kalimat mereka, ingat-ingatlah ketidaksamaan di langkah kerja masing-masing bawahan, dan belajar untuk menyaksikan beberapa hal dari pemikiran mereka. Tindakkan ini akan menolong Anda dalam meminimalisasi perselisihan yang bisa terjadi pada tempat kerja Anda.

3. Konfrontasi Langsung Potensi Masalah

Tidak ada orang yang menyukai lakukan konfrontasi pada keadaan susah, tetapi sebagai seorang atasan, ini sebagai tanggung-jawab Anda. Apa saja perselisihan yang ada, bisa jadi memperburuk situasi pada tempat kerja yang berpengaruh di berkurangnya keproduktifan kerja. Oleh karenanya, penting untuk Anda untuk lakukan konfrontasi saat sebelum perselisihan itu menebar dan lebih buruk.

4. Minta Masukan yang Membangun, dan Terapkan

Orang secara umum sukai tidak sadar pada kekurangannya sendiri. Tetapi, tentu saja penting untuk kita untuk ketahui bagaimana hati rekanan kerja dan beberapa bawahan saat bekerja untuk Anda. Oleh karenanya kita perlu terus-terusan minta saran dan terus mengoreksi diri untuk jamin kenyamanan rekanan kerja.

Perlu ditegaskan jika penting untuk kita untuk betul-betul lakukan suatu hal pada saran yang sudah diberi. Bila kita cuman minta saran tanpa lakukan apapun akan membuat rekanan kerja dan beberapa bawahan. Kita berasa jika kita tidak menyikapi saran mereka dengan serius dan jadi memperburuk jalinan kerja yang sudah ada.

Default image
Si Teknisi

Leave a Reply