5 Langkah Mudah Mengecat Dinding dengan Pola Garis-garis

5 Langkah Mudah Mengecat Dinding dengan Pola Garis-garis – Mengecat dinding dengan pola garis-garis membuat daya kreativitas Anda dapat keluar lebih banyak. Disamping itu, dinding juga jadi lebih menarik seperti saat menggunakan wallpaper, namun langkah ini lebih mengirit ongkos. Bila Anda tertarik memakai tehnik mengecat dengan langkah ini, di bawah ini kami catatkan beberapa langkahnya! Anda dapat mengikutinya dengan baik. Karena bagaimanapun dinding dengan warna garis-garis ini kelihatan begitu menarik. Lebih menarik dibanding dengan dinding yang berwarna polos. Anda dapat mencobanya sendiri.

Berikut ini adalah langkah-langkah untuk mengecat dinding dengan skema garis-garis! Anda bisa membuatnya sendiri dengan gampang!

1. Tentukan Warna Cat dan Pola Garis

menentukan warna cat

Saat sebelum mulai, tanyalah dalam diri Anda, apa Anda akan memakai pola cat bergaris-garis ini sebagai aksen atau mendominasi semua ruangan? Jawaban dari pertanyaan ini akan punya pengaruh dengan cara kerja seterusnya. Selanjutnya, tentukan gabungan warna yang ingin Anda pakai. Umumnya, pola garis-garis akan memadankan dua warna yang seirama supaya lebih gampang disamakan. Tetapi, tidak ada salahnya Anda coba warna yang kontras dan berani untuk hasilkan ruangan yang lebih unik.

Dan, bila Anda nanti ingin membuat garis-garis yang lembut dan memiliki ukuran kecil, tips-nya ialah pakai warna ketiga di tengah garis antara pertama dan kedua. Anda juga dapat menggunakan cat tipe cangkang telur dan semi-gloss sebagai garisnya supaya skema garis-garis dapat kelihatan lebih terang. Untuk membuat design bergaya kontemporer, bikinlah pola garis-garis ini dengan ukuran yang berbeda-beda. Sementara itu, garis-garis horisontal membuat ruangan makin lega, dan garis-garis vertikal membuat kesan ruangan yang semakin luas.

2. Persiapan Ruangan

Membersihkan dinding lebih dulu dengan air sabun selanjutnya usap menggunakan kain. Tunggu sampai permukaan atasnya kering, kurang lebih satu jam. Saat sebelum mengecat, lebih bagus mengeluarkan dahulu semua furniture supaya tidak terkena cat. Tapi bila malas, Anda dapat menutupnya menggunakan koran, terpal, atau kain. Janganlah lupa untuk tutup lantai di bawah dinding menggunakan kain atau kertas koran.

Tahan memakai selotip supaya tidak tergeser angin. Untuk keamanan saat mengecat dinding ruangan, gunakan sarung tangan, kacamata, dan baju berlengan panjang. Buka semua sirkulasi rumah, jendela dan pintu saat mengecat supaya cat itu cepat jadi kering.

3. Menggoreskan Cat Dasar

Sesudah persiapan ruangan kelar, waktunya Anda mengecat dengan cat dasar. Warna cat dasar yang digunakan mesti lebih ringan dibanding warna cat utama, supaya hasilnya kelihatan prima. Pada tahapan ini Anda bebas menggunakan kuas atau roller cat. Sesudah semua kelar, diamkan cat jadi kering sempurna selama 24 jam.

4. Merancang Ukuran dan Pola Garis-garis

merancang pola cat

Tetapkan dengan cermat bagaimana tujuan garis, berapakah lebarnya, dan di mana Anda mengawali dan akhiri pola garisnya. Anda bebas membuat ukuran lebar garisnya seragam atau bervariatif supaya hasilnya makin menarik. Sebagai contoh, Anda dapat membuat lebar garis 10 cm dan 15 cm secara berganti-gantian. Sesudah Anda putuskan arah dan lebar garis-garis yang hendak dibikin, Anda siap untuk memprosesnya ke langkah seterusnya. Satu tips lagi untuk Anda, saat pertama mengecat, mulai guratan pertama pada dinding belakang pintu. Mengapa? Karena pada awal mula pembikinan umumnya hasilnya kurang sempurna, hingga ketidaksempurnaan ini dapat tertutupi karena ada pintu.

Untuk Anda yang ingin membuat pola garis-garis secara vertikal, pakailah penggaris kayu untuk menghitung dan mengidentifikasi garis itu menggunakan pensil. Bikinlah sketsa garis dengan pensil ini secara detail supaya hasilnya bagus dan tidak berkelok-kelok. Sesudah ruangan tuntas digarisi, rekatkan selotip pada garis-garis barusan. Sedang untuk Anda yang ingin membuat skema garis-garis secara horisontal, tekniknya tetap sama. Pertama beri sketsa garis dengan pensil. Supaya hasilnya rapi, mulai dengan membuat garis terbawah dulu, selanjutnya garis di atasnya. Sambung secara pelan-pelan sampai memutari semua ruang. Terakhir, tutup dengan selotip.

Sesudah pola garis ditutupi oleh selotip, Anda mulai bisa menggambarkan warna pertama. Saat melukis warna mendekati selotip tadi, tahan dengan jemari tangan agar cat tidak merembes masuk ke selotip dan pada akhirnya mengotori bagian cat kedua. Kerjakan secara sangat berhati-hati dan fokus. Lukiskan cat pertama ini dulu ke semua ruangan.

5. Melukis Cat Kedua

Pakai kuas berukuran kecil untuk menggambarkan cat kedua ini. Berhati-hati saat menerapkannya. Yakinkan goresan masih tetap pada sketsa garis-garis yang telah dibuat. Diamkan kedua cat betul-betul kering saat sebelum Anda melepaskan selotipnya. Adapun langkah melepaskan selotipnya adalah ambil selotip itu dimulai dari bawah ke atas, agak dimiringkan. Hasilnya cat tampak bersih. Selamat! Dinding bergaris-garis punya Anda sudah selesai dibuat. Waktunya untuk memperlihatkannya ke kawan-kawan!

Default image
Si Teknisi

Leave a Reply