Ciri-Ciri Investasi Bodong Agar Tidak Mudah Tertipu

Berbicara tentang investasi memang menarik. Ditambah sekarang ini rumor berkenaan investasi sedang populer, karena itu beberapa orang yang mulai terbuka investasi dengan keinginan mempunyai kebebasan keuangan di masa datang. Tentu saja tiap orang ingin melakukan investasi secara aman dan memberinya return atau imbal hasil yang memberikan keuntungan dan konstan di masa datang.

Tetapi, jangan cuman investasi, pasalnya ada pelaku yang tawarkan investasi bodong untuk keuntungannya sendiri. Biasanya investasi bodong memberinya bujukan berbentuk return yang besar sekali dan instant. Investasi bodong itu terang bikin rugi investor karena modal khusus beresiko lenyap dan ujungnya buntung. Oleh karenanya, penting untuk kamu untuk ketahui beberapa ciri investasi bodong supaya tidak gampang tertipu.

Saat sebelum mengulas selanjutnya tentang beberapa ciri investasi bodong, kamu harus ketahui lebih dulu berkenaan apakah itu investasi bodong. Investasi bodong sebagai investasi yang minta beberapa uang ke investor untuk memberikan modal pada usaha atau aktivitas tertentu yang sebetulnya tidak sempat ada. Nanti uang dari investor akan dibawa kabur oleh pelaku itu. Biasanya investasi bodong memberinya bujukan bahkan juga desakan supaya calon investor ingin memberikan modal. Investasi bodong manfaatkan kurangnya pengetahuan warga pada investasi dengan janjikan keuntungan besar.

Menyaksikan imbas dan rugi yang diakibatkan dari investasi bodong, tentu saja ketahui beberapa ciri investasi bodong sebagai langkah terbaik untuk menghindariinya. Awalnya, kamu harus ketahui tipe investasi bodong yang beredar banyak dalam masyarakat. Tipe investasi bodong ini dapat bermutasi jadi wujud atau program apa saja, tetapi macamnya masih sama. Berikut tipe investasi bodong yang berada di Indonesia.

Sesudah memahami apa tipe investasi bodong, kamu harus ketahui apa beberapa ciri investasi yang tidak aman alias bodong. Ini dibutuhkan untuk amankan asset dan uangmu. Janganlah sampai kerja hasil kerasmu sejauh ini musnah demikian saja karena hanya ikuti investasi yang tidak terang. Berikut beberapa tanda investasi bodong yang perlu kamu tahu.

1. Menawarkan Keuntungan Terlampau Tinggi

Ciri-ciri investasi bodong yang pertama ialah tawarkan keuntungan atau return yang terlampau tinggi. Memang arah dari investasi ialah cari keuntungan sebanyaknya, tetapi keuntungan itu harus rasional. Biasanya, keuntungan dari investasi periode panjang ialah sekitaran 15 sampai 20%. Bila keuntungan yang dijajakan dari investasi lebih dari itu, karena itu kamu pantas berprasangka buruk. Terutama bila periode waktunya benar-benar singkat.

Untuk membandingkan beberapa ciri investasi yang bagus dengan investasi bodong, kamu perlu memperbandingkan return atau keuntungan yang dijajakan dengan suku bunga bank atau deposito. Bila keuntungan investasi jauh melewati bunga dan deposito, karena itu bisa saja penawaran itu sebagai investasi bodong. Ingat, investasi yang lumrah tidak tawarkan keuntungan yang terlalu tinggi.

2. Keuntungan Dalam Waktu Singkat

Ciri-ciri investasi bodong selanjutnya ialah ada bujukan keuntungan dalam sekejap. Konsep dasar investasi ialah makin pendek periode waktu investasi dan makin kecil resiko, karena itu peluang return atau keuntungan yang didapatkan akan makin rendah. Kebalikannya, makin panjang periode waktu investasi dan makin besar resiko, karena itu peluang untuk untung makin besar.

Nach, pada investasi bodong, kamu akan memperoleh keuntungan yang besar dalam kurun waktu sesingkat-singkatnya dengan resiko yang kurang. Cermati bila kamu memperoleh penawaran investasi dengan bujukan keuntungan instant itu.

3. Perizinan Bermasalah

Hal pemberian izin sebagai persyaratan mutlak dari investasi legal. Hal pemberian izin yang diartikan didapatkan dari OJK atau Kewenangan Jasa Keuangan. Pada investasi bodong, tidak ada ijin sah dari OJK. Oleh karenanya, saat sebelum melakukan investasi, kamu perlu memeriksa lebih dulu apa investasi itu telah memperoleh ijin dari OJK atau memang belum. Bila hal pemberian izin memiliki masalah, karena itu tidak boleh menyia-nyiakan waktu dan uangmu untuk simpan uang pada investasi itu.

4. Cara Pemasaran Tidak Resmi

Selanjutnya, investasi bodong mempunyai beberapa ciri berbentuk pemasaran yang tidak sah. Investasi legal akan lakukan pemasaran baik berbentuk saham, reksadana, emas, dan lain-lain dengan cara resmi. Baik lewat web sah atau langkah pemasaran sah yang lain. Saat kamu bertemu dengan investasi bodong, kamu akan menyaksikan langkah pemasaran investasi itu yang berkesan gadungan dan tidak sah.

5. Diminta Cari Nasabah Baru

Disuruh cari nasabah baru sebagai beberapa ciri investasi bodong selanjutnya. Investasi bodong umumnya akan minta investor untuk cari nasabah baru . Maka kamu akan dijebak dan dipaksa untuk mengambil anggota atau nasabah baru. Bila penerimaan nasabah baru karakternya harus dan memaksakan, karena itu dapat ditegaskan investasi yang dijajakan itu karakternya bodong. Selekasnya jauhi dan putus contact dengan agen supaya kamu tidak terjerat didalamnya.

6. Perusahaan dan Produk Tidak Jelas

Berinvestasilah pada perusahaan atau produk yang terang, karena beberapa ciri investasi bodong selanjutnya ialah ada ketidaktahuan produk dan perusahaan. Produk yang dijajakan dan perusahaan investasi tidak dapat kamu dapatkan beritanya secara benar dan terang lewat web sah.

Bahkan juga saat kamu minta keterangan produk dan pengendalian dana dengan detil, mereka akan memberinya jawaban yang tidak terang dan berputar. Pokoknya, kamu akan dipaksa untuk selekasnya memberikan dana dan kemudian tidak ada beritanya. Untuk menghindariinya, kamu dapat terhubung web OJK untuk ketahui apa produk dan perusahaan investasi itu tercatat atau mungkin tidak.

Default image
Si Teknisi

Leave a Reply