Ini 6 Alasan Mengapa Banyak yang Menghapus Pertemanan di Facebook

Menghapus Pertemanan di Facebook Coba lihat, apa akhir-akhir ini jumlah persahabatan kamu di Facebook menyusut mencolok? Beberapa orang tentu berasa terkejut, tetapi mayoritas orang memandang ini ialah suatu hal yang paling lumrah.

Jika dahulu kemungkinan banyak yang memandang jika banyak rekan di sosial media bisa banyak rezeki, banyak juga wacana dan kesempatan untuk menjalankan bisnis. Tetapi hal tersebut rupanya berlainan dengan sekarang ini. Sikap beberapa pemakai sosial media berbeda mencolok semenjak Politik dan SARA makin kerap ada di ranah sosial media Facebook.

Peristiwa Unfriend/ Unfollow/ Blok banyak terjadi di beberapa negara, terhitung di Indonesia. Banyak pemakai sosial media hapus persahabatan mereka di Facebook karena argumen berlainan penglihatan politik, SARA, ajaran kedengkian, dan lain-lain.

Peristiwa hapus persahabatan di Facebook itu bukan karena hanya penglihatan politik dan SARA saja. Ada banyak hal yang lain membuat seorang putuskan atau hapus persahabatan di Facebook.

Menurut sebuah penelitian yang sudah dilakukan oleh sebuah perusahaan perjalanan, Sunshine, ada banyak argumen pemakai Facebook hapus persahabatannya. Survei ini dilaksanakan pada 2000 orang di Inggris yang mayoritas telah hapus persahabatannya sama orang lain di Facebook pada beberapa tahun belakangan ini.

1. Pandangan Politik yang Berbeda

Dari 2000 orang yang disurvey, ada sekitaran 28% yang menjelaskan jika mereka hapus persahabatan di Facebook karena berlainan penglihatan politik sama orang lain. Survey ini dilaksanakan di Inggris lho, tentu saja akan berlainan hasilnya jika survey dilaksanakan di Indonesia.

Di Indonesia sendiri, ketidaksamaan penglihatan politik sebagai argumen yang terbanyak hapus persahabatan di Facebook. Ini terjadi semenjak Penyeleksian Presiden tahun 2014 lalu, di mana semua warga dapat menyaksikan kampanye hitam dan bau SARA benar-benar ramai kita dapatkan di Facebook.

Seterusnya, penyeleksian Gubernur DKI Jakarta 2017 lalu jadi catatan gelap Politik di Indonesia. Kita dapat menyaksikan dengan benar-benar terang bagaimana wujud kampanye hitam dan menyentuh SARA ke salah satunya pasangan calon Gubernur. Pembicaraan seru beberapa simpatisan masing-masing pasangan calon Gubernur Jakarta memasuki sampai ke sosial media, khususnya Facebook. Tidaklah aneh ada banyak pemakai Facebook yang lakukan Unfriend/ Unfollow/ Blok rekan lama waktunya di Facebook.

2. Pertengkaran dengan Teman

Dari 2000 orang Inggris yang disurvey, ada sekitaran 24 % menjelaskan jika pertikaian dengan rekan jadi argumen mereka hapus persahabatan di Facebook. Tidak disebut pertikaian ini dalam soal apa, tetapi dapat banyak pemicunya.

Jika kita menyaksikan di Indonesia sendiri, kelihatannya tidak berbeda jauh dengan survey di Inggris. Umumnya orang yang berkelahi cukup intensif di sosial media akan berbuntut dengan hapus persahabatan mereka, atau bahkan juga memblok account temannya karena telah terlampau kecewa.

3. Teman Upload Foto Liburan

Sebenarnya alasan ini cukup aneh, karena photo berlibur bukan suatu hal yang membuat seorang dapat hapus persahabatan di Facebook. Tetapi, hasil dari survey di Inggris mengatakan jika ada sekitaran 21% orang hapus persahabatan di Facebook karena temannya kerap mengunggah photo berliburnya ke account Facebook mereka.

Peluang hal itu (unfriend/unfollow/blok) dilaksanakan karena ada hati iri pada diri seorang. Rasa iri karena tidak dapat berlibur ke arah tempat mimpi membuat jadi geram dan kecewa hingga usai hapus persahabatannya di Facebook.

4. Terlalu Banyak Upload Foto Selfie

Berikutnya, argumen hapus persahabatan di Facebook ialah rekan yang kebanyakan mengunggah photo selfie-nya ke Facebook. Dari 2000 orang yang disurvey, ada sekitaran 15% menjelaskan jika photo selfie temannya di Facebook membuat tidak nyaman dan pada akhirnya hapus persahabatan mereka.

Ini menerangkan kenapa faksi Facebook telah sediakan tools untuk sembunyikan upload rekan . Maka, saat kamu menyaksikan seorang rekan kebanyakan unggah photo selfie, karena itu kamu tinggal sembunyikan (hide) upload itu. Tak perlu hapus persahabatan.

5. Terlalu Nyinyir dan Mengeluh Tentang Banyak Hal

Kebiasaanya nyinyir di Facebook rupanya dapat berpengaruh kehilangan persahabatan di sosial media lho. Hal ini lebih banyak terjadi di Indonesia. Seorang yang selalu memberi komentar negatif mengenai beberapa hal pasti membuat kita tidak nyaman.

Sebagian orang kerap nyinyir atau mengeluhkan mengenai kehidupan individu dan kehidupan seseorang, ini ibarat buka noda sendiri dan noda seseorang ke khalayak. Kemungkinan maksudnya untuk meluapkan isi hati, tetapi bukannya memperoleh saran yang berguna dari rekan Facebooknya, mayoritas orang malah berasa tidak nyaman membacanya.

Dan yang lebih membikin tidak nyaman ialah saat pemakai Facebook kerap nyinyir suatu hal yang terkait dengan politik dan SARA yang kerap berbuntut pada ajaran kedengkian ke orang yang lain penglihatan dengannya. Berikut yang kerap membuat seorang lakukan Unfollow/ Unfriend/ Blok account Facebook temannya.

6. Tidak Kenal di Dunia Nyata

Hasil dari survey kepada 2000 orang di Inggris diketemukan bukti jika ada 10% pemakai sosial media Facebook hapus persahabatannya karena argumen tidak mengenal atau mungkin kurang kenalan di dunia riil. Argumen ini kelihatannya benar-benar logis, karena beberapa orang yang cuman ingin bersahabat di Facebook sama orang yang dikenali di dunia riil.

Kemungkinan dahulu orang suka banyak memiliki rekan di Facebook karena banyak rekan dapat memiliki arti populer atau banyak yang bakal memerhatikan. Tentu saja ini berlainan dengan keadaan pemakai media sosial sekarang ini yang paling memerhatikan privacy mereka.

Default image
Si Teknisi

Leave a Reply